Wednesday, 11 March 2015

Cara Kerja CPU






1.       Pengertian CPU
CPU adalah singkatan dari Central Processing Unit, yaitu perangkat keras komputer (harware) yang bertugas melaksanakan perintah dan mengolah data dari perangkat lunak. Sering disebut sebagai prosesor, atau otaknya komputer. CPU itu sendiri adalah komponen internal komputer. CPU bentuknya kecil dan persegi, berisi beberapa konektor logam pada bagian bawahnya untuk dimasukkan secara langsung ke soket CPU pada motherboard. Setiap motherboard hanya mendukung jenis tertentu dari CPU sehingga anda harus memeriksa spesifikasi motherboard sebelum mencoba untuk mengganti atau meng-upgrade CPU. Berbarengan dengan CPU umumnya juga dilekatkan heat sink dan kipas kecil yang terpasang langsung di atas CPU untuk membantu menjaga agar tidak terlalu panas.



2.    Komponen CPU

CPU terdiri atas tiga komponen, yaitu:

- Control Unit, atau Unit Kontrol, bertugas sebagai pusat dari pengendalian komputer yaitu mengambil berbagai data dan instruksi dari memori untuk diproses, menyeleksi instruksi yang berhubungan dengan fungsi logika dan aritmetika dan mengirimkannya ke bagian ALU untuk diproses, mengawasi kerja ALU, mengatur alat-alat input output, dan membawa kembali hasil (output) pemrosesan ke memori utama.

- ALU (Arithmetic and Logical Unit), berfungsi melakukan proses perhitungan aritmatika dan logika sesuai dengan instruksi program.

- Register, berfungsi sebagai memori tempat penyimpanan data atau instruksi yang akan diproses. Data dari memori utama (RAM) diambil  kemudian ditempatkan di register, selanjutnya data dari registerlah yang diproses.

3.   Cara Kerja CPU

        Saat sebuah program akan dieksekusi, maka isi program tersebut yang berada di dalam harddisk diambil dan di masukkan ke RAM. Control Unit membedakan instruksi dan data, instruksi ditempatkan ke Program-Storage sedangkan data ditempatkan di Working-Storage. Selanjutnya instruksi dan data tersebut di ambil oleh Control Unit di simpan di Register. Bila instruksi merupakan perhitungan logika atau aritmatika, maka ia dibawa ke ALU untuk diproses. Hasilnya akan ditampung di Accumulator. Control Unit akan mengambilnya dan membawanya kembali ke RAM yang kemudian di tampilkan hasilnya ke alat output.
Output adalah hasil akhir dari masukan data yang sudah diolah ke dalam sistem komputer. Hal ini mengacu pada proses dimana CPU mengirimkan data ke perangkat yang terpasang, seperti monitor, printer, atau bahkan program komputer yang menjalankan. Output data baik dapat disimpan sementara atau permanen, yang berarti komputer harus memiliki cara untuk mengisi data ini sambil proses sedang dilakukan. Di sinilah memori berperan.
Sebuah penyimpanan data komputer yakni memori, dan mengambil data yang dibutuhkan baik dari Read-Only Memory (ROM) atau Random Access Memory (RAM). ROM adalah memori permanen yang mempertahankan data bahkan ketika sistem dimatikan. RAM adalah memori sementara dan, karena itu, setiap data yang tersimpan akan dihapus saat sistem dimatikan. CPU menggunakan RAM untuk menyimpan dan mengambil data yang pada dasar dibutuhkan. Sebagai contoh, instruksi yang diperlukan untuk memulai sebuah program akan disimpan dan diambil dari RAM.
Cache juga memainkan peran penting dalam fungsi CPU. Cache adalah sejumlah kecil memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data. Beberapa prosesor memiliki cache yang bervariasi dalam RAM (SRAM) kapasitas statis. SRAM jauh lebih cepat dari RAM dinamis (DRAM), yang ditujukan untuk memori utama dalam komputer. Tujuan keseluruhan cache adalah untuk meningkatkan kecepatan di mana data diproses.
Permintaan data yang dibuat oleh CPU ditangani oleh cache controller. Ini bisa dibangun ke dalam motherboard atau prosesor itu sendiri. Dengan cache yang merupakan komponen internal, dapat diakses langsung dan, oleh karena itu, menjaga kecepatan prosesor. Tanpa komponen ini, komputer akan berjalan secara dramatis lebih lambat, seperti prosesor akan dipaksa untuk menunggu data yang akan dikirim dari memori sistem utama.
CPU ini tidak hanya merupakan elemen penting, tapi yang terpenting. Tanpa itu, sistem tidak akan bisa berfungsi sama sekali. Komponen penting ini juga menentukan kinerja keseluruhan sistem komputer yang akan diberikan.

No comments:

Post a Comment